Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

Profil

Nama=M.arief ghaisan Kelas=Xi TKJ2 Hobi=LARI Sekolah= SMKN 1 REJANG LEBONG

Prestasi baskara di band lomba sihir

 Berikut beberapa prestasi Baskara Putra bersama band Lomba Sihir: 1. Pengakuan di Industri Musik Indonesia Lomba Sihir mendapat perhatian luas dari penggemar musik indie dan alternatif di Indonesia, membuat nama Baskara Putra semakin dikenal sebagai vokalis dan pencipta lagu. 2. Rilis Album dan Lagu yang Diterima Baik Band ini sukses merilis beberapa album dan lagu yang mendapat sambutan positif dari kritikus musik maupun pendengar, menegaskan kualitas musikalitas Baskara Putra dan Lomba Sihir. 3. Penampilan di Festival Musik Besar Lomba Sihir beberapa kali tampil di festival musik bergengsi di Indonesia, memperkuat posisi mereka sebagai salah satu band indie yang menjanjikan. 4. Kontribusi dalam Scene Musik Indie Baskara Putra lewat Lomba Sihir memberikan warna baru di kancah musik indie Indonesia dengan gaya yang unik dan lirik yang kuat, sehingga mendapatkan banyak pengikut setia.

Album dan lagu lomba sihir

 Berikut daftar album dan lagu Lomba Sihir yang sudah dirilis sampai sekarang. --- 1. Album: Selamat Datang di Ujung Dunia (2021) Album debut Lomba Sihir, dirilis 26 Februari 2021. Musiknya campuran pop, funk, dan nuansa 80-an yang groovy. Daftar lagu: 1. Mungkin Takut Perubahan 2. Semua Orang Pernah Sakit Hati 3. Riuh 4. Hati dan Paru-Paru 5. Apa Ada Angin di Kotamu? 6. Sampai Saatnya Tiba 7. Pesawat Kertas 8. Plastik dan Busa 9. Cerita Kita Milik Semua 10. Selamat Datang di Ujung Dunia --- 2. Single Non-Album & Kolaborasi Selain album debut, Lomba Sihir juga merilis beberapa single lepas dan kolaborasi: “Mungkin Takut Perubahan” (single pembuka sebelum album) “Apa Ada Angin di Kotamu?” (single kedua dari album) “Serta Mulia” (2022, lagu tema ulang tahun Jakarta, kolaborasi dengan musisi lain) “Daur Hidup” (lagu tema film dokumenter, 2023)

Awal terbentuk nya band lomba sihir

 Band Lomba Sihir terbentuk pada tahun 2019, berawal dari para personel yang sebelumnya merupakan musisi pengiring (backing band) untuk Baskara Putra saat ia tampil membawakan proyek solonya Hindia. Karena chemistry mereka cocok dan proses bermusiknya terasa menyenangkan, mereka akhirnya sepakat membentuk band sendiri. Nama “Lomba Sihir” dipilih sebagai identitas grup, dengan Baskara tetap menjadi vokalis utama Hindia, namun untuk Lomba Sihir perannya lebih ke penulis lagu dan produser, sedangkan personel lain menjadi motor utama. Formasi awal Lomba Sihir adalah: Rayhan Noor – gitar, vokal Wisnu Ikhsantama W. – gitar Enrico Octaviano – drum Adam Bagaskara – bass Natasha U.P. – keyboard, vokal Lagu-lagu mereka menggabungkan unsur pop, funk, disco, dan alternative, yang terasa lebih ringan dan penuh groove dibanding proyek Hindia atau .Feast. Debut mereka resmi dikenalkan lewat album “Selamat Datang di Ujung Dunia” pada 2021.

Prestasi yang di dapat oleh baskara

Oke, berikut rangkuman prestasi Baskara Putra yang bisa dipakai di blog: --- Prestasi Baskara Putra 1. Bersama .Feast Album “Multiverse” (2017) sukses di skena musik indie dan mendapat pujian kritikus. Lagu Peradaban dan Berita Kehilangan menjadi simbol kritik sosial generasi muda. Masuk berbagai festival musik besar seperti Synchronize Fest, We The Fest, dan Rock in Celebes. --- 2. Bersama Hindia Album “Menari dengan Bayangan” (2019) mendapat sambutan luar biasa, dengan lagu Evaluasi dan Secukupnya jadi hits nasional. Album “Lagipula Hidup Akan Berakhir” (2023) memperkuat posisinya sebagai musisi dengan karya mendalam dan konsisten. Mendapat AMI Awards 2020 kategori Karya Produksi Alternatif Terbaik untuk lagu Secukupnya. Masuk nominasi AMI Awards 2020 kategori Album Terbaik-Terbaik. Lagu-lagunya sering masuk Spotify Top 50 Indonesia dan Viral Chart. --- 3. Kolaborasi dan Karya Lain Menulis dan menyanyikan Apapun yang Terjadi untuk soundtrack film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2...

Album dan lagu ikonik band feast

 Oke, berikut daftar album dan rilisan penting .Feast yang bisa kamu masukkan ke blog: --- Album dan Rilisan .Feast 1. Multiverse (2017) Album penuh pertama .Feast yang memperkenalkan identitas musik mereka: rock alternatif dengan lirik kritis tentang isu sosial, politik, dan lingkungan. Beberapa lagu penting: Berita Kehilangan Sectumsempra Camkan Wives of ゴジラ --- 2. Beberapa Orang Memaafkan (2018) — Mini Album (EP) Dirilis setelah peristiwa terorisme di Indonesia, EP ini berisi pesan kemanusiaan dan ajakan toleransi. Lagu-lagu di dalamnya: Peradaban Dalam Hitungan Berita Kehilangan (versi EP) Tarian Penghancur Raya --- 3. Membangun dan Menghancurkan (2019) — EP Eksperimen musik yang memadukan rock dengan elemen elektronik dan hip-hop. Lagu-lagu penting: Mereka yang Tidak Dapat Berkata Tidak Data (feat. Bam Mastro) Tarian Penghancur Raya (versi baru) --- 4. Single Lepas Selain album dan EP, .Feast juga merilis banyak single lepas, seperti: Kita Belum Belajar Apa-Apa (2020) Gelora (...

Awal mula terbentuk nya band feast

  --- Awal Terbentuknya .Feast .Feast adalah band rock/alternative asal Jakarta yang dibentuk pada 2012 oleh sekelompok mahasiswa Universitas Indonesia. Anggotanya adalah: Baskara Putra – vokal Adnan S.P. – gitar Daffa S.H. – gitar Fadli F.A. – bass Adrianto A. – drum Awalnya, mereka hanyalah teman kampus yang sering nongkrong dan membicarakan musik. Mereka punya ketertarikan yang sama pada rock alternatif, grunge, dan musik indie yang berani berbicara soal isu sosial. Band ini mulai serius ketika diminta tampil di acara kampus. Setelah beberapa kali manggung di skala kecil, mereka mulai menulis lagu sendiri. Musik mereka memadukan: Lirik dengan kritik sosial, politik, dan lingkungan Aransemen rock yang energik dan penuh distorsi Vokal khas Baskara yang lantang dan ekspresif Nama .Feast dipilih untuk menggambarkan “pesta” ide dan energi, tapi diberi titik di depannya (.Feast) sebagai simbol bahwa mereka berbeda dari band kebanyakan. --- Perjalanan Awal 2014–2016: Merilis beberapa s...

Album dan lagu yang ada pada band hindia

 Album debut Hindia yang dirilis pada 29 November 2019 di bawah label Sun Eater. Album ini berisi 12 lagu dengan tema besar tentang pencarian jati diri, hubungan, keluarga, dan tekanan hidup di usia muda. Beberapa lagu populernya: Evaluasi – Lagu motivasi untuk menghadapi masalah hidup dengan kepala dingin. Secukupnya – Tentang menerima kenyataan bahwa segalanya ada akhirnya. Membasuh (feat. Rara Sekar) – Lagu tentang kepedulian dan empati pada sesama. Untuk Apa / Untuk Apa? – Refleksi tujuan hidup. Rumah ke Rumah – Kisah perpisahan dan kenangan masa lalu. Besok Mungkin Kita Sampai – Harapan akan masa depan.

Awal mula terbentuk nya band hindia

 Oke, aku jelasin dari awal ya. Awal Mula Terbentuknya Hindia Hindia sebenarnya bukan “band” dalam arti penuh, tapi lebih ke proyek solo Baskara Putra yang melibatkan banyak musisi kolaborator. Setelah aktif bersama .Feast sejak 2012, Baskara merasa ingin punya ruang untuk mengekspresikan sisi musik yang lebih personal, reflektif, dan emosional—sesuatu yang mungkin kurang pas jika dibawakan di format musik keras dan politis ala .Feast. Pada 2018, ia memutuskan membuat proyek solo dengan nama Hindia. Nama ini diambil dari Samudra Hindia, yang menurut Baskara memiliki makna luas, dalam, dan penuh misteri—mirip dengan perasaan manusia yang sering ia tulis dalam liriknya. Hindia lahir sebagai wadah untuk menceritakan pengalaman hidup pribadi, keresahan anak muda, hubungan antar manusia, hingga pergulatan batin. Musiknya banyak dipengaruhi pop alternatif, folk, dan elektronik ringan. Proyek ini juga melibatkan banyak musisi lain, seperti: Enrico Octaviano (personel .Feast) Baskara Rizky...

Awal karier musik baskara

Awalnya mereka tampil di panggung-panggung kecil dan acara kampus, lalu mulai merilis single seperti “Camkan” dan “Berita Kehilangan”. Meski belum masuk arus utama, karya mereka cukup viral di kalangan pendengar musik alternatif. Kesuksesan .Feast membuka jalan bagi Baskara untuk bereksperimen dengan musik yang lebih personal. Akhirnya pada 2018, ia memulai proyek solonya bernama Hindia, yang menampilkan sisi musiknya yang lebih lembut dan introspektif dibandingkan .Feast.